Direktorat Sistem Informasi dan Transformasi Digital IPB (DSITD) University kembali meluncurkan fitur baru dalam aplikasi IPB Mobile for Lecture dan IPB Mobile for Student. Fitur baru tersebut merupakan layanan perwalian yang merupakan interaksi antara mahasiswa dan dosen melalui satu aplikasi IPB Mobile. Fitur ini direlease pada 8 Juli 2019 untuk melayani pelaksanaan KRS Online mulai Semester Ganjil Tahun Akademik 2019/2020.

Direktur DSITD, Ir Julio Adisantoso, MKom menyatakan hal ini dilakukan untuk meningkatkan kualitas penyelenggaraan KRS online mulai dari pengisian dan persetujuan formulir  perwalian (KRS sementara) untuk Dosen dan Mahasiswa. “Sesuai dengan perkembangan teknologi digital dan fleksibilitas dari sivitas akademika IPB, saat ini pengisian perwalian tidak harus membuka komputer atau laptop. IPB Mobile dapat membuat proses perwalian yang dapat dilakukan dimana saja tanpa harus terhambat oleh waktu dan tempat“ jelasnya.

Melalui fitur ini dosen pembimbing/wali akademik akan memberikan persetujuan terhadap matakuliah yang direncanakan pada semester berjalan dengan menggunakan IPB Mobile for Lecturer. Apabila dosen pembimbing tidak setuju dengan mata kuliah yang diajukan pada Formulir Perwalian, maka Dosen pembimbing akan memberikan komentar pada kolom yang telah disediakan untuk ditindaklanjuti oleh mahasiswa. Persetujuan perwalian merupakan syarat dibukanya KRS pada aplikasi akademik  di laman simak.ipb.ac.id. Namun yang perlu diperhatikan oleh para dosen adalah jika dalam waktu 3 hari dosen tidak memberikan respon untuk melakukan persetujuan perwalian, maka secara otomatis sistem yang akan melakukan persetujuan (mengijinkan pembukaan KRS Online mahasiswa). Saat ini form perwalian online diberlakukan hanya untuk mahasiswa Program Sarjana (Semester ≥ 3). Bagi mahasiswa yang belum mempunyai dosen pembimbing/wali  akademik, maka persetujuan dilakukan oleh Ketua Departemen. Beberapa hal-penting yang harus diperhatikan dalam melakukan perwalian online yaitu beban sks maksimum yang dapat diambil sesuai dengan IP semester sebelumnya yaitu maksimal 24 sks. Dapat dilakukan sepanjang kuota mata kuliah tersedia dan jadwal tidak bentrok. Daftar rencana mata kuliah pada form perwalian diharapkan sama dengan KRS, mata kuliah prasyarat bisa diambil pada perwalian ini, walaupun belum lulus atau nilai belum masuk, namun pada saat pengisian KRS jika mata kuliah prasyaratnya belum lulus akan otomatis terblokir oleh sistem.

Untuk memanfaatkan fitur ini Kepala Seksi Data dan Operasional DSITD, Pangudi Citraning Putra, SKomp, MKom menjelaskan bahwa menjelaskan bahwa bagi sivitas akademik perlu memperbarui aplikasi IPB Mobile ke versi terbaru untuk dapat menggunakan fitur perwalian. “Untuk yang belum pernah menggunakan aplikasi dapat diunduh melalui Google PlayStore dan Apple AppStore kemudian install atau jika sudah pernah mengunduh maka pilih Update, kemudian login dengan akun IPB ID dan pilih menu Perwalian. Selanjutnya akan ditampilkan fitur untuk melakukan pemilihan matakuliah bagi mahasiswa dan bagi dosen dapat langsung menyetujui atau menolak pengajuan matakuliah oleh mahasiswa. Melalui fitur ini setiap dosen akan menerima notifikasi jika ada pengajuan perwalian dari mahasiswa, jadi tunggu apa lagi segera download dan update aplikasi IPB Mobile” pungkasnya. (YDI)