Yulia Dwi Indriani

Luruskan dan teguhkan niat, maksimalkan ikhtiar, dan sempurnakan tawakal

Page 2 of 6

IPB Jalin Kerjasama dengan Pemkot Pariaman, PT Riset Perkebunan Nusantara dan Indonesian Japan Business Network

Bertempat di Gedung Mahoni BLST-IPB Taman Kencana Bogor (23/05) dilaksanakan penandatanganan naskah kesepahaman antara IPB dengan mitra yaitu Pemerintah Kota Pariaman, PT Riset Perkebunan Nusantara (PTRPN), dan Indonesian Japan Business Network (IJBN) meliputi kerjasama bidang Ilmu Pengetahuan dan Teknologi dan bidang Tridharma Pendidikan Tinggi. Acara ini dihadiri oleh Walikota Pariaman Dr. Genius Umar beserta jajarannya, Direktur Utama PTRPN Dr. Teguh Wahyudi beserta jajarannya, Ketua Umum IJBN Dr. Suyoto, dan pimpinan IPB meliputi wakil rektor, kepala kantor dan biro, serta undangan lainnya.

Kerjasama IPB dengan Kota Pariaman sudah diinisiasi oleh LPPM IPB dengan telah tersedianya  program Stasiun Agrokreatif (SAT) yang merupakan miniatur inovasi IPB di berbagai lapangan yang telah tersebar dikurang lebih 30 kabupaten dengan berbagai program yang dihasilkan. “IPB masih memiliki banyak inovasi yang dapat dimanfaatkan dengan Kota Pariaman untuk pengembangan daerah”, ujar Rektor IPB Dr. Arif Satria dalam sambutannya. Selain itu disampaikan oleh Rektor IPB bahwa kerjasama IPB dengan PTRPN menjadi pendorong modernisasi perkebunan dengan konsep agromaritim yang telah dikembangkan di beberapa lokasi yaitu PTRPN 5, 7 dan 3 untuk presisi pemupukan menggunakan satelit dan sensor. “Saat ini IPB telah memiliki teknologi yang berbasis pada Artificial Intellegent (AI) dan Internet of Things (IoT) untuk pendukung penyempurnaan pertanian 4.0 dari hulu sampai hilir. Untuk pemupukan, pestisida dan harvesting sudah ada sehingga kolaborasi dengan PTRPN menjadi sangat penting karena banyak peneliti yang juga alumni IPB disana” tambahnya. Masih terkait dengan pengembangan teknologi 4.0, Rektor IPB menyampaikan bahwa kerjasama IPB dengan IJBN adalah meliputi bidang pengembangan Sidat (belut laut) yang merupakan komoditas yang sangat berharga di Jepang. Pengembangan Sidat ini akan dilakukan di Banyuwangi dengan berbasis teknologi 4.0 dengan memanfaatkan IoT untuk sistem kontrolnya. “hal ini menjadikan IPB memiliki show windows yang dapat ditunjukkan kepada publik sebagai tempat pembelajaran dan sebagai media untuk memberikan pencerahan kepada publik tentang teknologi yang dimiliki IPB” imbuhnya.

Dr Genius Umar yang merupakan alumni IPB menyampaikan ketertarikannya tentang agromaritim yang selaras dengan konsepsi pertanian yang dapat meningkat menjadi agrowisata yang manfaatnya dapat memenuhi kebutuhan masyarakat Kota Pariaman. Selain itu kerjasama dengan IPB diharapkan juga dapat mendukung terbentuknya Green City dan pengelolaan sampah yang lebih baik. “saya membawa full tim dinas saya untuk belajar di IPB dan ilmunya diterapkan disana. Prinsip saya bagaimana kita bisa memperbaiki Indonesia dari daerah di pinggirannya telebih dahulu” ujarnya. Sementara itu, Dr. Teguh Wahyudi menyatakan akan selalu mengirimkan staf PT RPN untuk mengikuti pemperoleh pendidikan S2 maupun S3 di IPB sebagai salah satu program peningkatkan kapasitas SDM. “melalui kerjasama IPB dengan PT RPN sangat banyak yang sudah dilakukan, terakhir ini meminta ahli dari IPB dalam tim untuk mengcounter isi-isu negatif tentang kelapa sawit, dan kedepan kerjasama lain juga dalam bidang penelitian dan penggunaan bersama fasilitas riset” imbuh alumni IPB tersebut. IPB menjadi satu-satunya perguruan tinggi yang digaet IJBN untuk melakukan kolaborasi, hal ini disampaikan ketua Umum IJBN Dr Suyoto, hal ini dilatarbelakangi dengan jumlah alumni Jepang yang cukup banyak dari IPB, selain itu beliau pernah menjadi dosen tamu di Sekolah Bisnis IPB. Membantu kolaborasi bisnis Indonesia Jepang menjadi poin penting dalam agenda penandatangan kerjasama tersebut. Kolaborasi ini diharapkan dapat meningkatkan eksport produk Indonesia ke Jepang demikian sebaliknya dalam hal transfer teknologi. “terkait IPB kolaborasi yang akan dilakukan ada 3 hal, yang pertama adalah mengembangkan Sidat (belut laut), kami awalnya muter-muter mencari ahli sidat, ternyata mengerucut pada beberapa nama di IPB. Kami akan fokus pada market dan business development, sedangkan produk dan process development dilakukan oleh IPB” ungkapnya. Sedangkan untuk fokus kolaborasi lainnya adalah dalam hal pertanian berbasis 4.0 dan pengembangan SDM berbasis agroindustri dalam penerapan smart education system yang akan dilakukan dengan Sekolah Bisnis IPB.

Direktur Kerjasama dan Hubungan Alumni IPB, Dr. Heti Mulyati, S.TP., M.T sebagai fasilitator kegiatan ini berharap agar kerjasama ini bermanfaat dan dapat mendukung IPB dan Indonesia agar lebih maju lagi. “seharusnya ada lima mitra yang melakukan penandatangan naska kesefahaman hari ini namun ada dua mitra yang menundanya yaitu PT Bukit Muria Indonesia dan PT Great Giant Pinapple, namun akan dilakukan dalam waktu dekat dengan kedua mitra tersebut” jelasnya. (YDI)

 

Agrianita IPB Day Gelar Acara Apik Bertajuk Care, Love, and Giving

Acara yang digelar dengan sangat apik disajikan oleh Agrianita IPB dalam peringatan Hari Kartini yang bertempat di Gedung Andi Hakim Nasoetion Rektorat (24/04). Mengusung tajuk Agrianita Day Care, Love and Giving ini menyajikan berbagai tampilan meliputi murid PAUD Agriananda dengan tarian kuda lumping sampai Guru Besar IPB dengan atraksi angklung. Pada periode April, Agrianita IPB menyelenggarakan rangkaian kegiatan Lomba Asrama Bersih melalui Program Ibu Asuh Fakultas (14/4), Lomba Masak Nasi Goreng (20/4), Bakti Sosial Penyerahan 1700 Paket Sembako (20/4), Pemeriksaan Kesehatan Kewanitaan (9/4, 23/4) yang diikuti oleh anggota agrianita sebanyak 83% dan masyarakat umum sebanyak 17%.

Selain itu dalam acara ini diumumkan pula para penerima penghargaan Agrianita Awards 2019. Untuk Kategori Program Terbaik I diberikan kepada Program Pelayanan Kesehatan dan Konseling, Program Terbaik II diberikan kepada Program Klub Kreativa Agrianita, Program Terbaik III diberikan kepada Program Wakaf Mukena. Untuk Kategori Pengurus Terbaik diberikan kepada Pengurus Terbaik I Ibu Siti Madanijah, Pengurus Terbaik II Ibu Denok Wisnuwardianti, dan Pengurus Terbaik III Ibu Lina Mayliana. Selain itu penghargaan juga diberikan kepada Kategori Agrianita Fakultas Terbaik yang dimenangkan oleh Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan sebagai Agrianita Terbaik I, pada posisi Terbaik II dimenangkan oleh Fakultas Kehutanan, dan Terbaik III Fakultas Ekonomi dan Manajemen. Ketua Agrianita IPB Ibu Neno Arif Satria menyatakan bahwa penghargaan Agrianita Awards tersebut merupakan penghargaan bagi orang-orang yang sudah memberikan pikiran-pikiran yang brilian dalam menelorkan program terbaiknya dengan spirit Giving Values to The Nation untuk selalu berbagi dan memberikan yang terbaik untuk civitas IPB. “Kita menginginkan Agrianita suatu hari nanti menjadi rujukan kegiatan nasional dan menggandeng kerjasama dengan berbagai pihak karena program-program yang ditelorkan sungguh luar biasa” tegasnya.

Dalam sambutannya Ketua Agrianita periode 2018-2023 ini juga memaparkan tentang fokus program Agrianita tahun 2019 dan berfokus pada lingkungan dan pemberdayaan baik terhadap perberdayaan perempuan dan mahasiswa. Fokus pertama adalah Program Ibu Asuh Asrama dengan memberdayakan mahasiswa program PPKU yang didampingi oleh Ibu Asuh dari setiap Fakultas. Fokus kedua adalah Program Pengelolaan Sampah yang telah diinisiasi oleh Fakultas Ekonomi dan Manajemen. Fokus ketiga adalah Program Kewirausahaan dan Pelatihan Mandiri melalui program klub  kreativa IPB dan mengembangkan kegiatan bisnis dan pelatihan sebagai rujukan pelatihan nasional. Fokus keempat adalah Program Pelayanan Kesehatan bekerjasama dengan unit kesehatan IPB agar jangkauan pelayanan kesehatan lebih luas dan lebih baik. Fokus lain yaitu memperbanyak frekuensi pasar murah sebagai bentuk lain dari baksos, pengelolaan kantin sehat dan memiliki Sekretariat Agrianita yang berlokasi di gedung bekas TK Agriananda yang lama. Gedung Sekretariat ini akan menjadi kantor sekretariat bersama dengan Paguyuban Pensiunan dan Warakawuri IPB.

Rektor IPB, Dr. Arif Satria menyatakan bahwa Agrianita menjadi komponen yang sangat penting sebagai mitra IPB untuk berkolaborasi terhadap masalah lingkungan seiring dengan pergeseran peran dari sendiri-sendiri menjadi kolaborasi dan dari berpusat pada pemerintah/pejabat menjadi partisipasi. Agrianita dalam perannya sebagai mitra IPB terbukti efektif dalam setiap program kerja yang dilakukan dalam mensupport kegiatan IPB. “Saya bersyukur karena Agrianita tidak hanya melaksanakan program dengan baik, tapi Agrianita juga pinter cari sponsor sehingga tidak membebani IPB, secara keuangan bagus, kegiatan sangat membantu dan hasilnya sangat bagus sekali, ini menunjukkan Agrianita merupakan mitra yang mandiri dan survive” ujarnya.

Dipenghujung acara diumumkan pula para pemenang untuk lomba Ibu Asuh Asrama Bersih yaitu Juara I dimenangkan oleh Asrama A2 dengan Ibu Asuh dari Fahutan, Juara II Asrama A3 dengan Ibu Asuh FEMA dan Sekolah Vokasi, dan Juara III Asrama C1 dengan Ibu Asuh FMIPA. Sedangkan untuk Juara Cipta Rasa Nasi Goreng Kikkoman, juara I sampai juara III dimenangkan oleh Dian Anggraeni dan Noerhayati Rofiah dari Fapet dengan tema Nasi Goreng Merah Kikkoman, Ida Aunu Rauf dan Dini Yayi dari Faperta dengan tema Nasi Goreng Saus Tiram Pasundan, Nur Prayoto dan Lia dari Faperta dengan tema Nasi Goreng Rempah. (YDI)

Biofarmaka Tropika IPB Mengusung ide Bioinformatika dan Network Pharmacology dalam Serial Workshop

Network Pharmacology dapat memangkas langkah screening pemilihan senyawa bakal jamu menjadi lebih singkat. Keterlibatan komputasi dalam perancangan jamu menjadi faktor yang dirasa sangat penting, hal ini melatarbelakangi penyelenggaraan Serial Workshop Bioinformatika; Network Pharmacology (19-20/03) yang diselenggarakan di di Pusat Studi Biofarmaka Tropika, Taman Kencana Bogor.

Rudi Heryanto, MSi., seorang pakar Jamu di IPB menyajikan materi berjudul Pendekatan Pengembangan Produk Jamu berbasis pada Konsep Multi Komponen-Multi Target dan Sinergisitas. Pada paparan ini dikupas tentang sifat holistik jamu yang memiliki banyak senyawa akan membentuk protein yang ditargetkan sehingga fungsi dan metabolisme tubuh semakin membaik. Melalui pemanfaatan komputasi dengan pendekatan teori graph dapat dihasilkan model yang memfilter senyawa-senyawa yang paling sesuai dan potensial untuk pengobatan atau pencegahan penyakit tertentu dengan memanfaatkan tools yang secara umum digunakan yaitu cytoscape yaitu sebuah aplikasi open source yang memvisualisasikan hasil analisis jaringan kompleks. Instalasi, eksplorasi dan analisis network pharmacology dengan aplikasi cystoscape pada projek kecil disajikan oleh pembicara berikutnya Husnul Khotimah dari Pusat Studi Biofarmaka.

Departemen Ilmu Komputer dibawah bimbingan Dr Wisnu Ananta telah mengembangkan aplikasi pencarian dan prediksi keterhubungan tanaman herbal dan penyakit menggunakan “IJAH Analytics”. Pada IJAH terdapat tiga fungsi berbeda. Fungsi utama dapat memprediksi hubungan antara tanaman, senyawa, protein dan penyakit. Fungsi ini dapat menerima masukan dari sisi obat, yaitu tanaman atau senyawa ataupun dari sisi target, yaitu protein dan penyakit. Selain itu juga dapat mencari hubungan dengan masukan dari dua sisi, tanaman dan protein, tanaman dan penyakit, senyawa dan protein, senyawa dan penyakit. Menu cluster memiliki fungsi untuk prediksi khusus senyawa dan target. Senyawa pada fungsi cluster dikelompokkan dengan analgesik, antibakteri, dan antiinflammatori. Kemudian hubungan yang dihasilkan hampir sama dengan fungsi utama, namun pada fungsi ini senyawa akan mencari hubungan dengan senyawa herbal terdekat sebelum menghubungkan pada tanaman. Menu synergis melakukan perhitungan sinergisitas dengan masukan berupa nama penyakit. Aplikasi buatan IPB ini dapat diakses melalui browser dan dapat diakses oleh pengguna internet di seluruh dunia beralamat di http://ijah.apps.cs.ipb.ac.id/ dan sudah banyak diakses oleh pengguna internet di seluruh dunia, machine learning menjadi basis metode pengembangan aplikasi tersebut. “IJAH ini sudah mendapat anugerah inovasi dan memiliki hak cipta.  Dan dikembangkan dengan melibatkan 27 orang mahasiswa dari tahun 2013 sampai sekarang ini” jelas Dr Wisnu. Aplikasi ini memberikan kemudahan dan memanjakan pengguna dalam penggunaannya dibandingkan dengan aplikasi lain. Untuk mempertajam network pharmacology dibahas juga teori Graph Mining dan Penerapannya pada Protein-protein interactions (PPI) yang disampaikan oleh Dr. Annisa, SKom., M.Kom. yaitu dosen lulusan Hiroshima University Jepang yang saat ini sudah aktif kembali sebagai staf pengajar di Departemen Ilmu Komputer. Output dari pemanfaatan teori graph mining akan mereduksi proses filtrasi dan mempercepat hasil uji lab. “dalam Graph Mining dasarnya adalah menemukan problem subgraf yang menarik (interesting) dari suatu graf. Motivasinya adalah 1) Menemukan subgraf yang sering muncul, 2) Subgraf dengan karakteristik yang sama dan 3) Subgraf yang memiliki kepadatan yang tinggi” jelasnya. Menurut Annisa Informasi yang ingin diekstrak dalam PPI adalah untuk menemukan protein-protein esensial berdasarkan kriteria atau pola tertentu dalam suatu jejaring interaksi protein dan melakukan pengelompokan protein yang memiliki kesamaan fungsi berdasarkan sekuen asam aminonya.

Acara ini dihadiri oleh lebih dari 20 orang peneliti dan dosen dari perguruan tinggi di  Indonesia antara lain dari Fakultas Kedokteran, Universitas Kristen Maranatha Bandung, Universitas Muhammadiyah Palangkaraya, Universitas Indonesia, Stikes Maharani Malang, Departemen Agronomi dan Hortikultur PS PBT IPB, Sekolah Tinggi Farmasi Bandung, Program Studi Statistika Universitas Islam Indonesia Yogyakarta, Badan Litbang Kesehatan, Universitas Kristen Krida Wacana Jakarta, Universitas Islam Darul ‘Ulum Lamongan Lamongan,  dan Stikes Bakti Tunas Husada Tasikmalaya. Dari kegiatan ini Biofarmaka berharap IJAH Analytics menjadi tools yang dapat digunakan oleh berbagai stakeholder dalam menentukan hasil analisis karena sudah dilengkapi dengan database yang kuat dan lengkap. Harapan kedepan Biofarmaka akan menjadi unit yang menyediakan jasa konsultasi dan pengujian senyawa protein esensial. (YDI)

IPB Menggelar Diskusi Pemilu 2019 dan Deklarasi PTN Paling Informatif

Tahun lalu IPB menerima anugerah sebagai PTN Paling Informatif dari Kemristekdikti, hal ini merupakan komitmen IPB untuk menjalankan UU No 14 Tahun 2008 sebagai induk dari regulasi Keterbukaan Informasi Publik Republik Indonesia. Dengan predikat tersebut Komisi Informasi Pusat menggandeng IPB untuk mengedukasi sivitas dan masyarakat kampus tentang informasi Pemilu yang akan dilangsungkan pada 17 April mendatang. Diskusi Pemilu ini berjudul “Urgensi Keterbukaan Informasi Demi Mewujudkan Pemilu Yang Berkualitas” (11/03) bertempat di Gedung Thoyib Hadiwijaya Fakultas Pertanian IPB. Dalam sesi pembukaan yang disampaikan oleh Sekretaris Institut, Dr. Aceng  IPB menilai acara ini penting untuk dilaksanakan untuk mencegah berkembangnya hoax di lingkungan masyarakat kampus mengingat masih banyaknya yang belum memahami keterkaitan keterbukaan informasi publik dengan pemilu. “kegiatan diskusi yang mengedukasi seperti ini kedepannya akan sangat membantu meningkatkan kualitas pemilu dan agenda-agenda penting lainnya” tegasnya.

Acara ini dihadiri oleh perwakilan dari berbagai gugus kehumasan, ormawa, mahasiswa dan dosen, serta masyarakat umum. Tema yang disajikan dalam diskusi ini meliputi keterbukaan informasi publik tentang Pemilu yang disampaikan oleh para narasumber yaitu Wafa Patria Umma (Komisioner Komisi Informasi Publik), Biem Triani Benjamin (Komisi I DPR RI), dan Samsudin (Ketua KPU Kota Bogor). “Akses Informasi adalah bagian dari demokrasi yang berkualitas. Jangan golput dan gunakan hak pilih anda, karena hak pilih anda menentukan bangsa kita” demikian closing statement yang disampaikan Wafa Patria Umma dalam pemaparannya. Pemilu Tahun 2019 telah diprediksi 32% dikuasai pemilih milenial menurut hasil survey para narasumber. IPB Darmaga sebagai sumber pemilih milenial kabupaten Bogor telah melakukan pindah pilih tidak kurang dari 7000 mahasiswa. “sedangkan jumlah mahasiswa yang berada di 17 kampus di Kota Bogor termasuk IPB sampai saat ini telah melakukan pindah pilih sebanyak 1800 orang ke Kota Bogor. Permohonan pindah pilih paling akhir adalah tanggal 17 Maret 2018 ke KPPS asal dengan mengisi Formulir A5 dan membawa E-KTP” disampaikan oleh Samsudin, selaku Ketua KPU Kota Bogor. Sesi diskusi di pimpin oleh moderator  Kepala Biro Komunikasi IPB Ir. Yatri Indah Kusumastuti yang menyampaikan bahwa bahwa seluruh informasi publik IPB dapat diakses melalui website PPID IPB di halaman http://ppid.ipb.ac.id sebagai bagian dari penerapan transparansi, akuntabilitas dan melibatkan partisipasi masyarakat dalam keterbukaan informasi publik.

Hasil klasifikasi monitoring dan evaluasi tahunan Lembaga Komisi Informasi Pusat terhadap PTN di Indonesia ditetapkan IPB sebagai PTN Paling Informatif. “artinya bahwa IPB dalam melaksanakan undang undang keterbukaan informasi publik menurut kami itu baik. Oleh karena itu dalam kerangka acara ini KIP ingin membuktikan goodwill atau niat baik IPB untuk menandatangani deklarasi keterbukaan informasi publik” ujar Gede Narayana selaku Ketua Komisi Informasi Pusat dalam keynote speech-nya. Di akhir acara Rektor IPB Dr. Arif Satria membuktikan kehadirannya dan menandatangani naskah deklarasi keterbukaan informasi tersebut. Naskah tersebut dibacakan terlebih dahulu sebelum ditandatangani. “Deklarasi Keterbukaan Informasi Institut Pertanian Bogor (IPB), Rektor Institut Pertanian Bogor (IPB). Menyatakan berkomitmen melaksanakan amanah Undang-Undang No. 14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik dan menjadi Kampus Informatif yang selalu berusaha memberikan informasi transparan, akurat serta akuntabel kepada seluruh pemangku kepentingan. Bogor, 11 Maret 2019. Rektor IPB Arif Satria, Ketua Komisi Informasi Pusat, Gede Narayana”. (YDI)

 

Langkah Nyata SV-IPB dalam Pencegahan Perilaku Menyimpang Mahasiswa

Perilaku menyimpang di dunia pendidikan bagaikan fenomena gunung es, jika tidak segera ditangani secara serius akan merugikan dan menciptakan lingkungan yang tidak kondusif. Untuk itu sivitas akademika perlu berperan aktif untuk mencegah perilaku menyimpang pada mahasiswa. Hal ini disampaikan dalam sambutan Ketua Tim Bimbingan dan Konseling Sekolah Vokasi IPB, drh. Henny Endah A, MSc., sebagai penyelenggara acara Seminar Nasional Pencegahan Perilaku Menyimpang pada Mahasiswa (16/2) di IPB International Convention Center.

Acara ini dihadiri oleh 110 orang pendaftar meliputi anggota Tim Bimbingan dan Konseling Sekolah Vokasi IPB, Konselor IPB, mahasiswa, dosen, dan tamu undangan lainnya. Perilaku Menyimpang dalam acara ini dikategorikan dalam tiga (3) topik yaitu penyimpangan seksual (LGBT), penyalahgunaan narkoba dan radikalisme. Hadir sebagai narasumber Prof Euis Sunarti selaku Guru Besar IPB, Drs. Nugraha Setia Budhi selaku Kepala BNN Kabupaten Bogor, dan Irfan Amalee, MA  mewakili Peace Generation Consultant.

Dekan Sekolah Vokasi IPB, Dr. Ir. Arief Darjanto, M.Ec menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan langkah nyata tindak lanjut dari program rektor untuk mencegah terjadinya perilaku menyimpang pada mahasiswa sehingga para konselor dapat mengidentifikasi sedini mungkin dan mengutamakan tindakan preventif dalam menyikapi masalah ini. “IPB harus memberikan lingkungan belajar yang kondusif dan terhindar dari perilaku menyimpang yang kontra produktif” tegasnya. Pernyataan serupa dipertegas kembali oleh Rektor IPB, Dr. Ir. Arif Satria dalam sambutannya yang menyatakan bahwa sikap IPB sangat jelas terhadap perilaku menyimpang karena IPB bertanggung jawab untuk menjaga amanah orang tua dalam menghasilkan lulusan yang memiliki tiga pilar yaitu karakter, softskill dan hardskill yang seimbang dengan proporsi yang sama. “Bimbingan dan Konseling memiliki peran besar dalam menjaga dan memperkuat karakter karena itu menjaga moralitas menjadi sangat penting karena hal ini akan memperkuat karakter”. Menurutnya bahwa bimbingan dan konseling adalah persoalan komunikasi dan kemampuan yang paling penting dalam konseling adalah kemampuan mendengarkan. Lebih lanjut beliau menjelaskan peran IPB sangat besar dalam mencegah penyimpangan seksual dalam konteks makanan yaitu dengan terus mendorong pangan organik. “residu pestisida yang masih sering melekat di sayuran dapat berdampak pada menggerus maskulinitas seseorang” imbuhnya. Menurutnya bahwa penyelesaian masalah ini harus dilakukan secara sistemik, komprehensif dan holistik.

Dalam sesi pemaparan materi, Prof Euis Sunarti menyatakan bahwa kegiatan ini adalah momen yang sangat dinantikannya selama 2 tahun untuk menyampaikan magnitude, identifikasi dan penanganan awal fenomena LGBT terhadap para konselor terkait perilaku menyimpang. “ada kebutuhan bantuan, dukungan untuk mereka-mereka yang terjebak dalam perilaku menyimpang yang tidak tau harus kemana dan bertanya kepada siapa, sehingga ketika ada pihak yang memberi pengaruh buruk maka penyimpangan ini akan semakin jauh bahkan sampai coming out dan merela menjadi LGBT” ujarnya. Menurutnya salah satu teori yang dapat diterapkan dalam bimbingan dan konseling terhadap pelaku menyimpang adalah dengan melakukan terapi neuro plasticity dimana kapasitas otak manusia dapat berubah setelah distimulasi dengan berbagai hal positif secara terus menerus sehingga pada satu titik pelaku homo akan dapat disembuhkan, hal ini merupakan hasil riset yang telah dilakukan para psikolog di Amerika terhadap 200 orang homo yang dapat disembuhkan. “maka bersegeralah karena waktu ini sangat berharga untuk mereka dan kita menentukan dapat menyelamatkan dengan cepat atau tidak, pada dasarnya intinya adalah pencegahan” tegasnya. Dan diakhir pemaparannya beliau menyinggung tentang fasilitas asrama yang perlu ditinjau kembali karena dalam satu ruang dihuni oleh 4 orang sangat mengkhawatirkan.

Untuk menindaklanjuti kegiatan ini panitia penyelenggara seminar akan kembali mensosialisasikan materi pencegahan perilaku menyimpang terhadap seluruh mahasiswa Sekolah Vokasi IPB dalam kegiatan safari konseling yang direncanakan akan diselenggarakan pada bulan Februari/Maret mendatang. (YDI)

Teknik Menulis Artikel dengan Pendekatan SEO Friendly

Teknik Menulis Artikel dengan Pendekatan SEO Friendly, beberapa standar yang perlu perhatikan :

  1. Utamakan User Experience, user experience atau pengalaman pengguna meliputi : konten yang berkualitas, desain Website / Blog yang profesional, navigasi yang mudah, ukuran dan jenis font yang mudah dibaca, meminimalisir kesalahan ejaan (typo), interaksi yang baik (komentar, diskusi, share, dsb), kecepatan loading, responsive design, dsb.
  1. Gunakan Keyword di Judul Artikel. Judul (title) merupakan elemen pertama yang di crawl Google untuk menentukan topik suatu artikel. Peletakan keyword yang paling baik pada title adalah yang diawal kata. Makin ke kiri (ke awal kata) makin baik. Tapi hal ini bukan suatu keharusan karena menyesuaikan juga dengan keseluruhan title agar tetap enak dibaca dan pastikan judul membuat pengunjung ingin melakukan klik. Contoh yang pertama dibawah ini, judul yang baik. Untuk panjang title, usahakan kurang dari 71 karakter. Batasan ini tidak baku karena tergantung dari jumlah pixel yang dipakai tiap karakter.
  1. Gunakan Judul yang Mengundang Klik, Bagi Anda pengguna wordpress, gunakan plugin All in One SEO packatau sejenisnya yang berfungsi untuk me-rewrite judul artikel. Jadi, Anda punya 2 judul untuk 1 postingan. 1 judul untuk pembaca (user), 1 judul untuk search engine. Untuk jumlah huruf dalam judul yang dibuat untuk search engine usahakan tidak melebihi 60 huruf, agar tidak terpotong di halaman pencarian. Update terbaru, Google membatasi Title tag di SERP (Search Engine Result Page, yaitu halaman hasil penelusuran kata kunci di mesin pencari) menjadi 600px, untuk jumlah karakter tergantung penggunaan huruf besar dan kecil, spasi, tanda baca dsb. Hindari penggunaan keyword-keyword long tail yang panjang dan keyword-keyword typo (salah tulis) yang jarang dan hampir tidak ada kompetitornya.
  1. Tulis Artikel Panjang & Dalam. Yaitu artikel yang tidak hanya panjang (banyak) jumlah kata-katanya, tetapi juga membahas topik secara mendalam yaitu engkap dan menyeluruh (in-depth content). Namun jangan menambahkan kalimat atau topik yang tidak perlu hanya untuk tujuan mengejar jumlah kata. Malah, sebisa mungkin gunakan kalimat yang simpel dan tidak bertele-tele, agar topik yang anda bahas bisa lebih luas dan lengkap.
  1. Gunakan Internal Linking. Internal linking adalah link antar halaman dalam satu website (domain ipb.ac.id). 10 internal link per post jika konten artikel relevan akan lebih baik. Hal ini baik untuk user experience, internal linking juga akan memperkuat antara halaman yang satu dengan yang lain dari sisi SEO. Dengan internal link, jika salah satu halaman mendapat sebuah backlink, maka 85% power dari backlink tersebut akan mengalir dan terbagi-bagi ke halaman lain yang mendapat link dari halaman tersebut (biasa disebut dengan linkjuice).

Continue reading

Mendadak SINTA

Maraknya perangkingan universitas di dunia yang menggunakan publikasi ilmiah perguruan tinggi yang terindex lembaga index dunia seperti scopus, thomson reuter, google scholar, dll menjadi salah satu latar belakang adanya SINTA, menurut informasi yang tersedia di halaman http://sinta.ristekdikti.go.id/about, SINTA menjadi portal bagi informasi kepakaran di Indonesia melalui publikasi para pakar yang terindex scopus dan google scholar. Selain itu SINTA melakukan perbandingan dan analisis serta mengidentifikasi kekuatan penelitian dari setiap perguruan tinggi agar dapat di telusuri tren penelitian yang berkembang saat ini. Berikut ini diambil dari website SINTA :

Sinta (Science and Technology Index), delivering acces to citations and expertise in Indonesia. Web-based research information system offering fast access, easy and comprehensive to measure the performance of researchers, institutions and journals in Indonesia. Sinta provide benchmarks and analysis, identification of research strength of each institution to develop collaborative partnerships, to analyze the trend of research and expert directories.

VISION
“Becoming the reference research performance”
MISSION :

  1. Develop a citation and expertise in Indonesia
  2. Identify and analyze research strengths of each institution
  3. Develop a system of analysis of research trends in Indonesia
  4. Develop expertise directory in Indonesia

Sinta initiated in 2016 by the Director General of Strengthening Research and Development, Ministry of Research Technology and Higher Education of the Republic of Indonesia, with the involvement of experts from various institutions. Sinta content from Indonesia journal that has been published electronically have profiles or google scholar and Scopus preview contained a number of citations, h-index, i-10 index, the next development will include proceedings papers, books and patents of researchers in Indonesia, and author profile from google scholar.  Update data of author,  institution and journal publishers provided in year of 2017.

Agenda IPB dan Link Media yang Mempublikasikannya

Sumber : Grup WA Agenda IPB, sayang kalo ga diposting, semoga bermanfaat ..

IPB Di Media Online, 4 – 5 November
2. Dikiritik Dubes AS Soal Pembatasan Impor, Dosen IPB: Pangan Harus Berdaulat! http://www.rmol.co/read/2017/11/03/313789/Dikiritik-Dubes-AS-Soal-Pembatasan-Impor,-Dosen-IPB:-Pangan-Harus-Berdaulat!-
6. Orangutan Tapanuli, Spesies Baru yang Hidup di Ekosistem Batang Toru http://www.mongabay.co.id/2017/11/05/orangutan-tapanuli-spesies-baru-yang-hidup-di-ekosistem-batang-toru/
9. Scientists discover Tapanuli orangutan, world’s most endangered great ape http://tjcnewspaper.com/scientists-discover-tapanuli-orangutan-worlds-most
12. Akademisi Dukung Langkah Pemerintah Kendalikan Impor Pangan http://rilis.id/akademisi-dukung-langkah-pemerintah-kendalikan-impor-pangan.html
13. Gula Kristal Rafinasi Boleh Dikonsumsi, ini Penjelasan Pakar Gizi https://gaya.tempo.co/read/1030549/gula-kristal-rafinasi-boleh-dikonsumsi-ini-penjelasan-pakar-gizi
14. Gula Rafinasi, Kenapa Tak Boleh Dikonsumsi Berlebihan? https://gaya.tempo.co/read/1030722/gula-rafinasi-kenapa-tak-boleh-dikonsumsi-berlebihan
22. Kunjungan Rintisan Kerja Sama Divisi Manajemen Lanskap ARL IPB ke Lima Institusi di Kota Medan http://bogor.tribunnews.com/2017/11/04/kunjungan-rintisan-kerja-sama-divisi-manajemen-lanskap-arl-ipb-ke-lima-institusi-di-kota-medan
24. Peneliti IPB Gunakan Teknologi Perifiton Untuk Tingkatkan Produksi Udang Vaname https://megapolitan.antaranews.com/berita/33905/peneliti-ipb-gunakan-teknologi-perifiton-untuk-tingkatkan-produksi-udang-vaname
29. Wow! Mahasiswa IPB Formulasikan Krim Wajah Dari Minyak Hati Hiu Dan Ekstrak Buah Bakau https://megapolitan.antaranews.com/berita/33911/wow-mahasiswa-ipb-formulasikan-krim-wajah-dari-minyak-hati-hiu-dan-ekstrak-buah-bakau
30. Bahas Soal Kehutanan di Indonesia, Mahasiswa IPB Sabet 2 Juara Sekaligus di Ajang Debat Mahasiswa http://bogor.tribunnews.com/2017/11/04/bahas-soal-kehutanan-di-indonesia-mahasiswa-ipb-sabet-2-juara-sekaligus-di-ajang-debat-mahasiswa
========================
Informasi ini disampaikan oleh: Biro Hukum, Promosi dan Humas Institut Pertanian Bogor http://ipb.ac.id http://humas.ipb.ac.id http://ipbmag.ipb.ac.id http://media.ipb.ac.id http://greencampus.ipb.ac.id
Telp: 0251-8425635 WA : 085880584908 Email: humas@ipb.ac.id
« Older posts Newer posts »

© 2020 Yulia Dwi Indriani

Theme by Anders NorenUp ↑