Departemen Ilmu Keluarga dan Konsumen (IKK), Fakultas Ekologi Manusia (FEMA), IPB Univeristy menggelar Seminar Internasional bertema The 2nd International Seminar on Family and Consumer Issues in Asia Pacific (ISFCI) pada tanggal 5-6 Agustus 2019 bertempat di Ruang Kuliah Gedung C Sekolah Bisnis (SB), IPB University.

Acara yang dihadiri oleh peserta dari Indonesia, Malaysia, Korea dan Jepang ini dibuka oleh Walikota Bogor, Bima Arya. Dalam sambutannya Walikota Bogor sangat  bangga dengan prestasi yang dicapai IPB University saat ini dan sangat mendukung acara yang akan melahirkan kontribusi dalam pembangunan ketahanan keluarga. “Kota Bogor saat ini sedang mengembangkan Program Sekolah Ibu yang merupakan kerjasama dengan Fakultas Ekologi Manusia dibawah pimpinan Prof. Ujang Sumarwan beserta timnya. Dimana program ini mengumpulkan ribuan ibu-ibu di Bogor dengan tujuan untuk memperkuat ketahanan keluarga. Sekolah Ibu dibuat untuk menyelamatkan keluarga dari permasalahan sekaligus meningkatkan kapasitas ibu dalam mengurus rumah tangga dan mendidik putra-putri mereka and dealing with her husband too. Berbicara tentang keluarga tidak hanya membahas infrastruktur melainkan ada faktor lain yang harus diperhatikan yaitu aspek spikologis keluarga” ujarnya. Beliau mengatakan bahwa Sekolah Ibu merupakan langkah awal mewujudkan Bogor sebagai Kota Ramah Keluarga dan Kota Ramah Anak. Di penghujung sambutannya Bima Arya mengundang seluruh peserta dan narasumber untuk menikmati fasilitas yang tersedia di Bogor, termasuk wisata kulinernya seperti soto bogor, roti unyil, asinan, toge bogor, dan jajanan khas Bogor lainnya. Penyuka olahraga lari ini pun mengundang peserta untuk lari bersama di lapangan sempur dan Kebun Raya Bogor.

Narasumber yang dihadirkan dalam seminar nasional ini adalah para pengajar dan praktisi ilmu keluarga dan konsumen dari beberapa negara. Yasuyuki Takahashi dari University of Niigata Prefecture, Jepang membahas tentang Challenging Child Issues in Japan dan Dr Youjeong Park dari Seoul National University membahas tentang Challenging Child Issues in South Korea. Sesi ini dimoderatori oleh Dr Dwi Hastuti dosen Departemen IKK FEMA IPB University. Pada sesi berikutnya pembicara dari University Putra Malaysia Profesor Tengku Aizan dan Dr Jaerim Lee dari Seoul National University membahas tentang Challenging Familiy Issues in Malaysia dan South Korea. Sesi ini dimoderatori oleh Dr Muslihah dari University Putra Malaysia (UPM). Sesi terakhir menghadirkan Dekan FEMA IPB University Prof Ujang Sumarwan dan Prof John Brady, T. PhD dari Seoul National University membahas tentang Challenging Consumer Issues in Indonesia dan Global.

Dekan FEMA, Prof. Ujang Sumarwan dalam sambutannya menyatakan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk menghimpun para pakar bidang studi keluarga, perkembangan anak, dan konsumen. Diharapkan muncul pemikiran-pemikiran bagaimana membantu keluarga dan anggota keluarga untuk menyelesaikan berbagai masalah yang timbul di era digital. Sering kali keluarga tidak memiliki kemampuan untuk memecahkan masalah yang dihadapinya. Bantuan dari berbagai pihak dan salah satunya adalah dari para pakar sangat dibutuhkan dalam menyelesaikan permasalahan dalam keluarga.

Kiprah IPB University dalam mendukung kota Bogor sebagai Kota Keluarga menjadi salah satu program yang dilakukan oleh FEMA melalui dialog-dialog keilmuan dengan Pemerintah Kota Bogor. “Bogor ini menjadi salah satu kota yang sangat responsif untuk pembangunan keluarga dalam visinya. Saya fikir ini unik, kemungkinan Bogor ini satu-satunya kota di Indonesia yang secara tegas menempatkan keluarga dalam visinya. Dalam berbagai aspek semua pembangunan dilihat dari sudut kacamata keluarga” tambahnya. (YDI)