• Hubungan antara psikologis dan kesehatan tubuh

    Semalam buah hatiku muntah-muntah, awalnya aku kira karena batuk dan dahak yang sulit dikeluarkan. Setelah semalaman begadang dan ngigo tapi suhu badannya normal, pagi harinya masih berlanjut sampe siang. Lemes dan bergetar tubuhnya.. ga tega ninggalin cintaku berangkat kerja ..

    beibhketika Nawwaf sudah ditenangkan dengan cerita-cerita yang sangat dia sukai, misalnya saat kita naik motor trus kebut-kebutan kecil, dan motor yang ditumpanginya sampai tujuan duluan, artinya dia jadi pemenang, maka suasana dan suhu tubuhnya mendadak normal, apalagi setelah dikasih mainan tablet punya kakak, langsung asyik sendiri. Mungkin memang ada ya pengaruhnya psikologis dengan kesehatan … nyelem ah cari tau ..

    Here we go ..

    Mental dan fisik adalah dua komponen yang berbeda. Dari segi bahasa, mental sering disebut dengan jiwa (psikis) dan fisik biasa disebut tubuh (raga). Keduanya adalah komponen penyusun manusia, yang saling mempengaruhi. Seperti kata pepatah Yunani “dalam tubuh yang sehat, terdapat jiwa dan pikiran yang sehat”. Tetapi bagaimana jika salah satunya mengalami sakit, apakah berdampak pada yang lainnya?
    Mungkin anda pernah mengalami sakit, atau pernah melihat orang yang sakit dalam waktu yang lama, maka akan berdampak pada kesehatan psikis. Kemungkinan karena kesehatan fisik yang terganggu bisa membuat seseorang stress berat, hingga mengalami depresi yang merupakan tanda-tanda gangguan jiwa. Gangguan fisik yang mempengaruhi keadaan mental disebut dengan gangguan psikosomatik. Gangguan fisik ini dapat mempengaruhi keadaan emosi seseorang. Seorang yang sakit gigi misalnya, dapat menjadi pendiam atau bahkan beringas jika ada sesuatu yang menggangunya.
    Bagaimana dengan gangguan mental, apakah bisa mempengaruhi keadaan fisik? Kasus ini adalah kasus terbanyak yang dialami oleh orang sakit. Banyak orang yang mengeluh pusing, migraine, sakit kepala, bahkan lumpuh, secara fisik tiada ada diagnosa penyakit yang dideritanya. Dalam dunia medis ini disebut gangguan somatoform. Somatoform adalah gangguan mental yang mempengaruhi fisik, tetapi pada dasarnya, fisiknya tidak mengalami gangguan apa-apa. Kepercayaan orang yang mengalami gangguan somatorm ini, bahwa dirinya mengidap sebuah penyakit yang kronis. Tentu saja, untuk mengobatinya, bukan dengan mengobati fisiknya. Tetapi mengobati psikisnya yang merupakan gangguan terhadap fisik. Seorang yang lumpuh karena somatoform misalnya, bukan dengan terapi fisik seperti fisioterapi, tetapi dengan psikoterapi, karena penyebabnya adalah psikis.
    Ini menunjukkan bahwa kedua gangguan diatas, mental dan psikis sama-sama mempunyai pengaruh yang sangat besar. Jika salah satunya sakit, membuat yang lain mengalami disfungsi.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *