Guru Besar Perlindungan Hutan, Prof. Dr. Bambang Hero Saharjo, M.Agr dan Dr Ir Basuki Wasis, dari Departemen Silvikultur Fakultas Kehutanan IPB University mendapatkan penghargaan Penegakan Hukum Lingkungan Hidup dan Kehutanan 2019 dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) RI. Penghargaan ini diberikan oleh Direktur Jenderal Penegakan Hukum Lingkungan Hidup dan Kehutanan RI, Rasio Ridho Sani saat acara Penegakan Hukum (Gakkum) Festival 2019 di Gedung Manggala Wanabhakti, Jakarta (25/7). Penghargaan ini diberikan karena jasa, pengabdian, dedikasi dan dukungannya dalam upaya penegakan hukum lingkungan hidup dan kehutanan di Indonesia.

Kiprah Prof Bambang dalam penegakan hukum lingkungan hidup sudah dimulai sejak tahun 2000 dan bergulir hingga kini. Paling tidak sudah 20 tahun Prof Bambang aktif di bidang yang digelutinya.

Prof Bambang selalu mampu mengungkapkan fakta lapangan dengan menggunakan informasi dan teknologi terkini yang tersedia. Seluruh informasi yang dihasilkan melalui data satelit dan fakta lapangan yang didapatkan tersebut menjadi bukti di persidangan yang dikenal dengan istilah bukti ilmiah atau scientific evidence.

“Bukti ilmiah menjadi salah satu syarat penting dalam mengungkap terjadinya kerusakan lingkungan yang terjadi seperti yang tertuang dalam Keputusan Ketua Mahkamah Agung No. 36 tahun 2013 tentang pemberlakuan pedoman penanganan perkara lingkungan hidup. Sejak tahun 2000 hingga tahun 2019 ini, paling tidak saya sudah ikut terlibat dalam penanganan perkara lingkungan sekitar 500 kasus, baik yang ditangani oleh Kementerian Lingkungan Hidup (KLH) saat itu, Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Bareskrim Mabes Polri, Polda, dan Polres serta Polsek, khususnya di Jawa, Sumatra, Kalimantan dan Sulawesi. Kehadiran saya dalam upaya penegakan hukum lingkungan tersebut tentu saja melalui kepakaran yang saya miliki. Total budget yang dihasilkan dari kerugian lingkungan dan pemulihan atas perusakan lingkungan yang dilakukan oleh korporasi hampir 20 triliun rupiah. Keputusan ini sudah berkekuatan hukum tetap dan mereka wajib membayarnya Khususnya untuk perkara perdata lingkungan hidup. Proses eksekusi terhadap putusan tersebut sedang berproses dan sebagian sudah dieksekusi,” ujarnya.

Ketika pengumuman penghargaan ini diturunkan oleh KLHK RI, Prof Bambang sedang berada di Johor Bahru untuk menghadiri International Conference tentang Land-Cover and Land-Use Change (LCLUC).  Menurutnya penghargaan yang diterima oleh dosen IPB University ini memiliki nilai strategis terhadap pencitraan IPB University sebagai perguruan tinggi negeri yang sangat diperhitungkan dengan kehadiran pakarnya. Ini juga upaya penyelamatan lingkungan hidup dan kehutanan dari ancaman bahaya kerusakan lingkungan hidup yang semakin menguat.

“Dengan berbagai modus operandi terkini dalam perusakan lingkungan hidup dan kehutanan, kehadiran ahli IPB University sangat diperlukan untuk menekan laju perusakan tersebut. Berhasilnya upaya penyelamatan lingkungan hidup dan kehutanan, pada akhirnya akan berujung pula pada performance Indonesia menjadi lebih baik dalam menciptakan lingkungan yang baik, apakah itu ke dalam negeri maupun keluar negeri. Harapan saya dengan adanya penghargaan tersebut adalah saya masih bisa berkiprah untuk memberikan hak konstitusi masyarakat terhadap lingkungan yang baik dan hidup yang  sehat. Selain itu melalui penghargaan tersebut juga merupakan bukti komitmen IPB University dalam ikut menciptakan lingkungan yang lebih baik, tidak hanya di Indonesia tetapi juga dunia dan itu diakui oleh kementerian yang paling bertanggungjawab terhadap lingkungan hidup dan kehutanan,” tambahnya.

Selain sebagai anggota Dewan Guru Besar (DGB), Prof Bambang Hero juga menempati berbagai posisi strategis antara lain sebagai Chair for Southeast Asia Wildland Fire Network-UNISDR, Executive Director Regional Fire Management Resource Center-Southeast Asia (RFMRC-SEA), dan Indonesian Co-Chair, IPB University-University Maryand-USA Peat Fire Research Project Funded by NASA.

Sementara itu, Dr Basuki Wasis menyampaikan hal senada tentang capaian penghargaan yang diterimanya. Menurutnya penghargaan ini akan lebih memotivasinya untuk konsisten dan lebih semangat dalam perjuangan penegakan hukum lingkungan hidup dan kehutanan di Indonesia.

“Saya harap penghargaan ini juga dapat memotivasi para akademisi dan masyarakat dalam memperjuangkan lingkungan hidup dan kehutanan yang baik dan sehat. Ini momentum kebangkitan penegakan hukum lingkungan hidup dan kehutanan di Indonesia,” ujarnya.(YDI/dh/Zul)

Keyword: Prof Bambang Hero, Dr Basuki Wasis, Penegakan Hukum Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Penghargaan, Fakultas Kehutanan IPB University