Web service dalam aplikasi sistem informasi

Topik ini diangkat karena keingintahuan dan ketidaktahuan saya sebetulnya, tapi sudah saatnya untuk tahu, walaupun selama ini sering mendengar tapi ga peduli hehe.. well, ternyata webservice ini punya fungsi yang sangat bermanfaat untuk mendukung interoperabilitas antar sistem yang tersimpan di berbagai mesin. Ada artikel menarik yang bisa dibaca di halaman ini : http://hamdani.blog.ugm.ac.id/2011/07/apa-itu-web-service/

Dalam situs tersebut disampaikan definisi sampai arsitektur webservice yang diambil dari berbagai sumber antara lain http://w3.org dan http://ilmukomputer.com, saya mencoba menukil sebagian teksnya sebagai berikut :

” Web service menurut W3.org mendefinisikan web service sebagai “sebuah software aplikasi yang dapat teridentifikasi oleh URI dan memiliki interface yang didefiniskan, dideskripsikan, dan dimengerti oleh XML dan juga mendukung interaksi langsung dengan software aplikasi yang lain dengan menggunakan message berbasis XML melalui protokol internet”.

Web service adalah sebuah sofware aplikasi yang tidak terpengaruh oleh platform, ia akan menyediakan method-method yang dapat diakses oleh network. Ia juga akan menggunakan XML untuk pertukaran data, khususnya pada dua entities bisnis yang berbeda.

Definisi lain : Web service  adalah sistem software yang dirancang untuk mendukung interopabilitas mesin-ke-mesin yang dapat berinteraksi melalui jaringan.  Web service memiliki antarmuka yang dijelaskan dalam format mesin-processable (khusus WSDL). Sistem lain berinteraksi dengan  Web service dalam cara ditentukan oleh deskripsi dengan menggunakan pesan SOAP, biasanya disampaikan menggunakan HTTP dengan serialisasi XML dalam hubungannya dengan Web lainnya yang terkait standar.

Dalam pengertian yang sederhana , XML Web Services dapat di definisikan sebagai aplikasi yang diakses oleh aplikasi yang lain. Mungkin orang berpendapat itu semacam web site, tetapi itu bukan demikian. Ada perbedaan – perbedaan yang membedakan dengan web site.

Perbedaan tersebut dapat dilihat dibawah ini :

WEB SITE

  1. Memiliki web interface
  2. Dibuat untuk ber interaksi langsung dengan user
  3. Dibuat untuk bekerja pada web browser.

WEB SERVICES

  1. Tidak memiliki interface yang bagus
  2. Dibuat untuk ber interaksi langsung dengan applikasi yang lain baik beda OS / Konsep sekalipun.
  3. Dibuat untuk bekerja pada semua tipe client applikasi / perangkat device

Beberapa karakteristik dari web service adalah:

  • Message-based
  • Standards-based
  • Programming language independent
  • Platform-neutral

Beberapa key standard didalam web service adalah: XML, SOAP, WSDL and UDDI.”

Webservice dapat digunakan ketika kita akan mentransformasi sebuat bisnis logik / sebuah class dan object yang terpisah dalam 1 ruang lingkup yang menjadi satu, sehingga tingkat keamanan dan security dapat di tangani dengan baik. Selain itu Web Service juga lebih mudah dalam process deploymentnya, karena tidak memerlukan registrasi khusus ke dalam sistem operasi. Web Servicecukup diupload ke Web Server dan siap diakses oleh pihak-pihak yang telah diberikan otorisasi. Web Service berjalan di port 80 yang merupakan protokol standar HTTP, dengan demikian mengurangi resiko terblokir oleh firewall. Kendala arsitektur COM/DCOM adalah memerlukan konfigurasi khusus di sisi firewall, dan  ini tidak perlu dilakukan untuk mengakses Web Service.

So, webservice ini cukup powerful sebagai alat bantu pengembangan aplikasi sistem informasi yang data dan berbagai informasinya terpisah di mesin yang berbeda, dan pastinya lebih real time data yang ditampilkannya. cmiiw