Interaction

Perancangan Tampilan
• Salah satu kriteria penting dari sebuah antarmuka adalah tampilan yang menarik
• Yang harus dimiliki oleh perancang tampilan:
– Jiwa seni yang memadai
– Mengetahui selera user secara umum
• Seorang perancang tampilan HARUS mendokumentasikan semua pekerjaan yang telah dia kerjakan selama ini, sebagai bahan evaluasi pembuatan tampilan yang baru atau memperbaiki tampilan sebelumnya
• PROGRAM YANG DIBUAT BUKAN UNTUK ANDA, NAMUN UNTUK ORANG LAIN
Cara Pendekatan
Jenis program aplikasi:
• Special purpose software
– Yaitu program aplikasi untuk keperluan khusus dengan user yang khusus pula (special purpose software)
– Kelompok user dapat dengan mudah diperkirakan, baik dari segi keahlian maupun ragam antarmuka yang akan digunakan
– Mis: program inventori gudang, pengelolaan data akademis mahasiswa, pelayanan reservasi hotel
– Pendekatan yang digunakan:
• User-centered design approach: perancang dan user bersama-sama membuat tampilan antarmuka
• User design approach: hanya user yang membuat tampilan antarmuka
• General purpose software
– Yaitu program aplikasi yang akan digunakan oleh berbagai macam kalangan user
– Perancang dapat melakukan „pemaksaan‟ kepada user untuk menerima tampilan antarmukanya, walaupun dapat memberikan dampak program tersebut tidak laku
– Salah satu cara yang dapat dilakukan adalah user dapat melakukan perubahan tampilan sesuai dengan keinginannya sendiri (customization), mis: merubah warna dasar, pengaturan desktop, wallpaper, screensaver, dll

Human Factor

Panca indera:
– Mata: benda, ukuran, warna, bentuk, kepadatan, dan tekstur
– Telinga: nada, warna nada, pola titik nada, intensitas, frekuensi
– Hidung: membedakan bau
– Lidah: membedakan rasa manis, kecut, pahit, asin
– Kulit: merasakan tekanan dan suhu

Istilah dalam Penglihatan/Visual:
• Luminans
– Banyaknya cahaya yang dipantulkan oleh permukaan obyek
– Semakin besar luminans sebuah obyek, rincian obyek yang dapat dilihat oleh mata akan semakin bertambah
• Kontras
– Selisih antara luminans obyek dengan luminans latar belakang
– Nilai kontras dapat positif atau negatif
– Nilai kontras negatif akan membuat obyek tidak nampak
• Kecerahan
– Tanggapan subyektif pada cahaya
– Tidak ada kaitan dengan luminans dan kontras, namun luminans dapat berimplikasi pada kecerahan
• Sudut dan ketajaman penglihatan
– Sudut penglihatan (visual angle): sudut yang dibentuk antara obyek dengan mata
– Ketajaman penglihatan (visual acuity): sudut penglihatan minimum ketika mata masih dapat melihat sebuah obyek dengan jelas
• Medan penglihatan: sudut yang dibentuk ketika mata bergerak ke kiri terjauh dan ke kanan terjauh
– Daerah I, penglihatan binokuler
– Daerah II, penglihatan monokuler kiri
– Daerah III, penglihatan monokuler kanan
– Daerah IV, daerah buta